<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="510">
<titleInfo>
<title>laju konsumsi oksigen ikan napoleon wrasse (Cheillinus undulatus) pada bobot yang berbeda</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ninis Trisyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Marthy A. A. Mayaut</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bejo Slamet</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2006</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>viii, 40 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Ikan napoleon wrasse (Cheillinus undulatus) adalah satu komoditas perikanan yang bernilai ekonomis tinggi di pasaran Asia. Dalam usaha tersebut kendala yang sering muncul antara lain laju pertumbuhan yang lambat. Kelarutan oksigen terlarut dalam media pemeliharaan adalah salah satu faktor yang kemungkinan berpengaruh  pada proses kelangsungan hidup dan juga akhirnya bisa berpengaruh pada laju pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan oksigen pada ikan napoleon wrasse (Cheillinus undulatus) dengan bobot yang berbeda. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Basah Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut Gondol-Bali. Ikan yang digunakan adalah calon induk ikan napoleon wrasse dengan ukuran berat 200 g/ekor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Parameter utama yang diukur oksigen terlarut(DO) dan parameter pendukung dari kualitas air (temperatur, pH, saturasi, salinitas dan intensitas cahaya). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ikan napoleon pada bobot yang berbeda, menunjukkan adanya beda nyata pada masing-masing perlakuan; rata-rata kebutuhan oksigen pada perlakuan A 200 grm 1.983±2.347 mg/jam/Kg; perlakuan B 400 grm 1.984±2.138 dan perlakuan C 600 grm 2.023±2.831 mg/jam/Kg. Kebutuhan oksigen tertinggi pada perlakuan C sebesar 2.023 mg/jam kemudian diikuti oleh perlakuan B dan A (1.984 dan 1.983 mg/jam). Uji LSD menunjukkan tiap-tiap perlakuan beda nyata. Hasil pengukuran kualitas air dalam penelitian menunjukkan kisaran suhu (26,1 - 29,8°C), pH (7,7 - 8,2), Saturasi (38 - 87%), Salinitas (33 ppt) dan Intensitas cahaya (1800 - 1900 lux meter). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan konsumsi oksigen terlarut ikan napoleon wrasse makin besar dengan bertambahnya kepadatan dengan kisaran 1.983 - 2.023 mg/jam.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>625.06.00 Mar l</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200302015</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>625.06.00 Mar l</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>510</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-22 08:50:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-22 08:51:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>